obat alami luka operasi
Ini salah satu bukti keunggulan obat alami :
"Tingginya kadar EPA menandakan kecepatan obat alami ekstrak teripang memperbaiki jaringan rusak. Kandungan kolagen dalam ekstrak teripang mempercepat penyembuhan luka menganga,luka operasi caesar yang dijalani Suci"
TESTIMONI :
obat alami luka operasi

N a m a : Sugiyanto
U m u r : 39 tahun
Alamat : Tangerang
Keluhan : Luka menganga, anak batuk dan flu/pilek
Jenis Produk : jellygamat
Ketika baru pindah rumah, kaki saya terbentur daun pintu hingga menimbulkan luka yang menganga. Rasanya sakit sekali. Saya ingat Jelly Gamat
yang baru saya beli. Saya oleskan di bagian luka. Rasanya memang perih, tetapi rasa sakit menjadi hilang, luka menjadi kering dan rapat seperti dijahit.
Padahal, biasanya, luka seperti itu keringnya lama, sembuhnya juga lama serta menimbulkan bekas luka yang menganga atau menghitam.
Anak saya yang baru berumur 1 tahun juga terkena flu (pilek) dan batuk. Lalu saya kasih jelly gamat
. Alhamdulillah, batuk dan pileknya sembuh.
Kering Luka Caesar Karena Teripang : Simber : trubus online : Senin, Juni 16, 2008 22:27:18
Perasaan berseberangan itu menghinggapi benak Suci Nurhayati. Ia bahagia ketika dokter menyatakan dirinya hamil anak ke-3. Namun, ia juga waswas bila melahirkan jabangbayi dengan operasi caesar seperti pada kelahiran anak sebelumnya.
Ia ingat persis ketika melahirkan Alexander Wijaya Kusuma, anak keduanya pada 22 Desember 2001. Kepala sang jabangbayi terlilit tali pusar sehingga berakibat nyaris mati lemas. Pascaoperasi ia berharap dapat menjalani hari-hari seperti biasa sebagai karyawan di perusahaan otomotif dari Jerman. Namun, bekas operasi caesar yang membelah perutnya menyisakan nyeri berkepanjangan akibat bengkak dan lama mengering.
Perubahan itu disertai siklus menstruasinya tak teratur. Berjalan di pusat perbelanjaan untuk membeli kebutuhan sehari-hari akan dirasakan sebagai sebuah siksaan. Sebab, kerap kali ia merasa lemas dan kakinya bengkak. Selain itu daya tahan tubuhnya lemah. Ia kerap mengalami flu, demam, dan mudah lelah. Ketika gangguan kesehatan itu belum pulih, dokter menyatakan ia hamil pada Maret 2005.
Dua operasi
Kecemasannya terbukti. Dokter menyarankan agar ia menjalani operasi caesar untuk melahirkan anak ketiganya. Alasan dokter lantaran usia Suci cukup rawan untuk melahirkan secara normal. Perempuan kelahiran Kuningan, Jawa Barat,
17 Juli 1968 itu menuruti saran dokter. Saat pemeriksaan itu dokter menyatakan cara ‘menutup’ bekas potongan kulit perut pada operasi caesar sebelumnya tidak rapi.
Dampaknya luka lama mengering dan bengkak. Selain itu lemak dan varises menutupi rahim sehingga siklus menstruasinya terganggu. Oleh karena itu dokter yang membantu persalinan menawarkan 2 operasi sekaligus: operasi caesar ke-2 dan operasi membersihkan bekas operasi sebelumnya. Ia mengkombinasikan obat asal Tiongkok untuk mempercepat kesembuhan sekaligus obat yang diresepkan dokter.
Namun, hingga 7 bulan luka bekas operasi itu tak kunjung pulih. Iakerap merasa nyeri. Daya tahan tubuh juga acap anjlok, terbukti dengan tingginya frekuensi Suci menderita demam, flu, dan gampang lelah. Dalam kondisi luka belum pulih, ia hamil anak ke-4 pada Desember 2006. Pada kehamilan ke-4 itulah ia rutin mengkonsumsi 2 sendok makan ekstrak teripang setiap hari.
Usianya 39 tahun ketika Suci menjalani operasi caesar yang ke-3. Ia menjalaninya dengan percaya diri. Konsumsi ekstrak teripang terus dilanjutkan setelah ia menjalani operasi. Hasilnya sungguh mengagumkan. Hanya sepekan pascaoperasi, luka bekas operasi mengering dan hampir tak berbekas. Ia juga merasa lebih fit dan daya tahan tubuhnya meningkat sehingga tetap bugar meski pekerjaan bertumpuk dan mengurusi keempat anaknya yang membutuhkan tenaga ekstra.
Ekstrak teripang membantu menyembuhkan luka operasi? Menurut dr Zen Djaja MD, dokter di Malang, Jawa Timur, ekstrak namako-nama teripang di Jepang-baik diberikan kepada perempuan hamil. Itu lantaran senyawa aktif dan kandungan gizi teripang amat lengkap. Prof Zaiton Hassan, peneliti Departemen Ilmu Pangan Universitas Putra Malaysia mengatakan teripang mengandung asam miristat, palmitat, almitoleat, stearat, oleat, linoleat, arakhsidat,eicosapentaenat, behenat, erusat, dan docosahexaenat.
Asam lemak itulah yang berperan terhadap pemulihan luka operasi. Kandungan asam eicosapentaenat (EPA) dan asam docosahexaenat (DHA) relatif tinggi, masing-masing 25,69% dan 3,69%.
Karena teripang cepat memulihkan daya tahan tubuh, makanya para nelayan di negeri jiran mengkonsumsinya sebelum melaut. Di lautanyang berombak ganas, daya tahan tubuh mereka tetap terjaga. Kondisi serupa dialami Suci yang 3 kali menjalani operasi caesar. Lukanya mengering hanya dalam sepekan. Padahal, luka 2 operasi caesar sebelumnya yang ia jalani baru sembuh setelah 7 bulan. (Faiz Yajri).
SOLUSI MENGOBATI LUKA OPERASI DENGAN OBAT ALAMI
MENGAPA HARUS DENGAN OBAT ALAMI ?
SIMAK DULU PERBEDAAN OBAT ALAMI DAN OBAT KIMIA
Obat kimia:
1. Lebih diarahkan untuk menghilangkan gejala-gejalanya saja.
2. Bersifat sympthomatis yang hanya untuk mengurangi penderitaannya saja.
3. Bersifa paliatif artinya penyembuhan yang bersifat spekulatif, bila tepat penyakit akan sembuh, bila tidak akan menjadi racun yang berbahaya.
4. Lebih diutamakan untuk penyakit-penyakit yang sifatnya akut (butuh pertolongan segera) seperti asma akut, diare akut, patah tulang, infeksi akut dan lain-lain.
5. Reakdi cepat, namun bersifat destruktif artinya melemahkan organ tubuh lain, terutama jika dipakai terus-menerus dalam jangka waktu lama.
6. Efek samping yang bisa ditimbulkan iritasi lambung dan hati, kerusakan ginjal, mengakibatkan lemak darah.
Obat Herbal/alami :
1. Diarahkan pada sumber penyebab penyakit dan perbaikan fungsi serta organ-organ yang rusak.
2. Bersifat rekonstruktif atau memperbaiki organ dan membangun kembali organ-organ, jaringan atau sel-sel yang rusak.
3. Bersifat kuratif artinya benar-benar menyembuhkan karena pengobatannya pada sumber penyebab penyakit.
4. Lebih diutamakan untuk mencegah penyakit, pemulihan penyakit-penyakit komplikasi menahun, serta jenis penyakit yang memerluakan pengobatan lama.
5. Reaksi lambat tetepi bersifat konstruktif atau memperbaiki dan membangun kembali organ-organ yang rusak.
6. Efek samping hampir tidak ada, asalkan diramu oleh herbalis yang ahli dan berpengalaman.
AWAS !!! Waspadai Efek Samping Obat Kimia
Sedangkan proses penyembuhan secara garis besar digolongkan menjadi 3, yaitu:
1. Proses penyesuaian tubuh, dimana tubuh menyesuaikan sistem metabolisme untuk bisa memanfaatkan pengobatan yang diberikan. Reaksi yang mungkin muncul berbeda-beda pada tiap individu, misal: pusing, mual, sakit perut.
2. Proses detoksifikasi, dimana tubuh mengeluarkan racun atau zat-zat berbahaya dari dalam tubuh ketika/setelah menerima pengobatan. Reaksi yang mungkin muncul: batuk-batuk, pilek, demam, gatal-gatal, borok, banyak mengeluarkan keringat, sering buang air kecil dan besar.
3. Proses regenerasi, dimana setelah menerima pengobatan, tubuh menganti sel-sel lama dengan sel-sel baru untuk memperbaiki sel, jaringan atau organ yang telah rusak.
Reaksi yang mungkin muncul: rasa sakit pada bagian tubuh tertentu, kulit pecah-pecah, badan lemas, demam, dll. Proses penyembuhan yang terkadang menimbulkan reaksi tidak nyaman di atas, harus dialami oleh tubuh supaya tubuh bisa mengalami kesembuh
INI SALAH SATU CONTOH KASUS BAHAYA OBAT KIMIA

Purworejo, CyberNews. Nasib sial dialami Sumino (26), warga RT 02/ RW 01 Desa Ponggok, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo. Maksud hati berobat supaya sembuh dari demam yang dideritanya, malah dia terkena penyakit baru. Hampir seluruh kulit di badannya gosong melepuh. Diduga Sumino keracunan obat.Ditemui di ruang rawat inap Puskesmas, Cangkrep, Purworejo, Rabu (2/4),Dokter Ismanto menjelaskan, dari hasil diagnosa sementara diketahui Sumino terkena slein rash dan eryten yang luas. Jika dibiarkan, maka kondisinya sampai pada steven yansen syndiance. "Kemungkinan pasien memang keracunan obat yang diminum sebelumnya.
Hampir seluruh kulit di badannya bengkang. Mulai dari bibir, kelopak mata, kulitnya bersisik hitam dan timbul sulcus peradangan. "Diagnosa sementara kita simpulkan karena drug eruption atau keracunan obat," katanya.(Nur Kholiq /CN05)
JANGAN SAMPAI HAL INI TERJADI PADA DIRI ANDA!
MULAI DETIK INI GUNAKANLAH OBAT HEBAL ALAMI !

INFORMASI TENTANG LUKA
Luka Operasi
 Untuk mempercepat penyembuhan, luka bekas operasi sebaiknya dijaga agar tidak terkena air. Untuk itu penderita disarankan tidak mandi, cukup menyeka tubuhnya. Perawatan luka dilakukan oleh dokter/paramedis di rumah sakit. Biasanya perban baru dibuka setelah beberapa hari, saat dokter mengangkat benang jahitan. Tetapi jika perban basah, berdarah,
atau kulit di sekitar luka memerah dan nyeri, segeralah berkonsultasi dengan dokter.
Luka KronisNormalnya, sebuah luka (termasuk luka operasi) akan sembuh dalam waktu maksimal 14 hari. Tetapi luka akibat pertumbuhan sel kanker, luka bakar, luka akibat
diabetes, atau luka akibat terlalu lama berbaring, sulit diharapkan sembuh dalam jangka waktu tersebut.
Luka kanker disebabkan oleh pertumbuhan sel kanker sampai menembus lapisan dermis dan/atau epidermis kulit, sehingga menonjol keluar atau bentuknya menjadi tidak beraturan. Sel kanker yang menonjol keluar kulit umumnya berupa benjolan yang keras, sukar digerakkan, berbentuk seperti jamur atau bunga kol, mudah terinfeksi, jika tersentuh mudah berdarah. Tidak jarang
benjolan ini kemudian pecah menjadi luka terbuka, mengeluarkan lendir/cairan, dan berbau tidak sedap.
Prinsip-prinsip Perawatan LukaAda dua prinsip utama dalam perawatan luka kronis
semacam ini. Prinsip pertama menyangkut pembersihan/pencucian luka. Luka kering (tidak
mengeluarkan cairan) dibersihkan dengan teknik swabbing, yaitu ditekan dan digosok pelan-pelan menggunakan kasa steril atau kain bersih yang dibasahi dengan air steril atau NaCl 0,9 %.Sedang luka basah dan mudah berdarah dibersihkan dengan teknik irrigasi, yaitu disemprot lembut dengan air steril (kalau tidak ada bisa diganti air matang) atau NaCl 0,9 %. Jika memungkinkan bisa direndam selama 10 menit dalam larutan kalium permanganat (PK) 1:10.000 (1 gram bubuk PK dilarutkan dalam 10 liter air), atau
dikompres larutan kalium permanganat 1:10.000 atau rivanol 1:1000 menggunakan kain kasa.Cairan antiseptik sebaiknya tidak digunakan, kecuali jika terdapat infeksi, karena dapat merusak fibriblast yang sangat penting dalam proses penyembuhan luka,menimbulkan alergi, bahkan menimbulkan luka di kulit
sekitarnya. Jika dibutuhkan antiseptik, yang cukup aman adalah feracrylum 1% karena tidak menimbulkan bekas warna, bau, dan tidak menimbulkan reaksi alergi.Norit juga sering dianjurkan untuk ditaburkan di luka kronis basah, mengandung nanah, dan sulit sembuh. Untuk ini sebaiknya dipakai bubuk norit halus bersih dari botol, bukan dari gerusan tablet. Dokter akan memberi petunjuk lebih jauh tentang hal ini, atau memberi resep tersendiri sesuai kondisi luka.Prinsip kedua menyangkut pemilihan balutan. Pembalut
luka merupakan sarana vital untuk mengatur kelembaban kulit, menyerap cairan yang berlebih, mencegah infeksi, dan membuang jaringan mati.
Memilih PembalutSaat ini ada berbagai macam pembalut luka modern yang
bisa dipakai sesuai kondisi/kebutuhan luka masing-masing. Di antaranya, pembalut yang mengandung calsium alginate, hydroactive gel, hydrocoloid, nystatin, dan metronidazole.
Dengan pembalut semacam ini, luka tidak perlu dibuka dan dibersihkan setiap
hari, cukup beberapa hari sekali.Calsium alginate yang berbahan rumput laut, berubah
menjadi gel jika bercampur dengan cairan luka. Karenanya dapat menyerap cukup banyak cairan luka, merangsang proses pembekuan darah, dan mencegah kontaminasi bakteri pseudomonas.Hydroactive gel dapat membantu proses pelepasan jaringan mati (nekrotik). Sedang hydrocoloid yang berbentuk lembaran tebal/tipis atau pasta dapat mempertahankan kelembaban luka, menyerap cairan, menghindari infeksi. Cocok untuk luka yang merah, bengkak, atau mengalami infeksi.Nystatin yang dikombinasikan dengan metronidazole dan tepung maizena digunakan untuk mengurangi iritasi/lecet, menyerap cairan yang tidak terlalu berlebihan, dan mengurangi bau tidak sedap. Tidak beda dengan campuran calsium alginate dan karbon yang juga berfungsi menyerap cairan dan mengontrol bau tidak sedap.Ada juga pembalut yang mengandung aquacel, yang terbuat dari selulosa berdaya serap sangat tinggi; atau pembalut mengandung campuran zinc dan metronidazole yang dapat membantu pelepasan jaringan mati, menjaga kelembaban, mengurangi bau, dan mudah dibuka. Tetapipembalut jenis ini tidak boleh digunakan pada saat radiasi.Tanpa pembalut-pembalut modern itu, kasa steril dan obat luka yang diberikan dokter sudah cukup. Yang penting bersihkan luka, keringkan (termasuk kalau berdarah, bersihkan dulu darahnya), obati, kemudian tutup dengan kasa steril dan perekat.Tetapi ada juga luka kanker yang tidak perlu ditutup pembalut. Misalnya luka di dalam mulut dan tenggorokan akibat kanker nasofaring, atau akibat kemoterapi dan radiasi di area kepala-leher-dada. Untuk mencegah infeksi Anda bisa menggunakan obat kumur yang mengandung mycostatin dan garam, atau membuat sendiri obat kumur dari campuran ½ sendok teh baking soda dan ½ sendok teh garam dilarutkan dalam segelas besar air hangat.
Prinsip perawatan luka yang lain adalah tidak boleh membuat sebuah luka menjadi luka baru (berdarah) lagi, karena itu berarti harus memulai perawatan dari awal lagi. Juga, harus bisa mengontrol bau tidak sedap, mengatasi cairan yang berlebih, mengontrol perdarahan, mencegah infeksi, mengurangi nyeri , dan merawat kulit di sekitar luka.Yang penting diperhatikan dalam merawat luka adalah selalu menjaga kebersihan. Selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah merawat luka, selalu menjaga kebersihan luka, menjaga agar pembalut/penutup luka selalu bersih dan kering. Hindari tindakan menggaruk luka atau kulit di sekitar luka Segeralah berkonsultasi ke dokter jika ada tanda-tanda infeksi, yaitu kulit di sekitar luka berwarna merah, bengkak, suhu tubuh meningkat, nyeri, mengeluarkan bau tidak sedap (yang berbeda dari biasanya), mengeluarkan cairan berwarna kekuningan atau kehijauan, atau
mengalami perdarahan yang sulit dihentikan.Lepas dari itu semua, mengkonsumsi makanan bergizi tinggi dan seimbang akan mempercepat penyembuhan luka.

baca artikel lainnya tentang ::
alergi antibiotik=asam urat=demam berdarah=diabetes=epilepsi=ginjal=nyeri haid=hepatitis=jantung=kanker serviks=kista=lupus=maag=osteoporosis=parkinson=paru-paru=persendian=sinusitis=stroke=thalasemia=tumor lambung=typhus
pastikan jellygamat sebagai obat alami luka operasi |