|
OBAT ALAMI SINUSITIS
 Ini salah satu bukti keunggulan obat alami :
"Obat alami ekstrak teripang ampuh mengatasi sinusitis karena bersifat antibakteri. Penelitian Prof Ridwan Hashim diri Universitas Kebangsaan Malaysia membuktikan ekstrak teripang menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus pneumoniae, penyebab radang sinusitis"

TESTIMONI : trubus 470 / Januari 2009 Emah Suhaemah meninggalkan ruang pertemuan karena bersin terus-menerus. Ia bersama suami menghadiri rapat camat se Provinsi Jawa Barat. Lokasi pertemuan di Lembang, Kabupaten Bandung yang dingin, bersuhu 23°C. Selama 3 hari kunjungan ke kota Kembang ia amat tersiksa.
Sehari-hari Emah Suhaemah tinggal di desa Leuwimunding, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Di desa itu suhu pada siang hari rata-rata 23°C. Ia mengira menderita flu sehingga membeli obat flu dan pilek yang dijual bebas di kedai. Sepekan kemudian, flu dan bersin-bersin mereda. Namun cuma sesaat karena bersin-bersin kambuh lagi.
Kondisi itu mendorong perempuan 66 tahun itu bergegas memeriksakan diri ke dokter. Ahli medis mendiagnosis alergi sehingga meresepkan obat antibiotik. Emah minum antibiotik itu 3 kali sehari. Namun, bcgitu obat dari doktcr habis, penyakit kembali menyergap. Malahan penderitaan Emah makin parah. Menghirup udara dingin atau sekadar ke kamar mandi pada pagi hari sudah cukup mengundang bersin.
Cekungan
Selesma berkepanjangan seperti dialami oleh Emah Suhaemah memicu peradangan atau sinusitis. Perubahan suhu dan kelembapan yang mencolok memang dapat mengakibatkan peradangan hidung. Infeksi itu kemudian merambat ke dalam sinus dan sering ditandai dengan gejala bersin-bersin tanpa henti.Menurut dr Dody Widodo, SpHT, sinusitis (sinus=rongga, itis=peradangan) merupakan infeksi dalam rongga tulang tengkorak di sekitar hidung.
Peradangan itu akibat bakteri patogen atau alergi berkepanjangan. Akibatnva sel-sel selaput lendir melebar dan menghambat sekresi sehingga ingus terkumpul di sinus. Orang yang mengalami salesma berkepanjangan menyebabkan cairan ingus masuk ke rongga di kanan dan kiri hidung. Sebab, posisi dasar rongga lebih rendah daripada saluran yang menghubungkannya dengan hidung. Dampaknya, ingus yang terjebak tak dapat keluar dan menjadi sarang bagi berkumpulnya bakteri.
Akibatnva mudah ditebak. memperparah peradangan. Jika dibiarkan, lendir bercampur dengan nanah. Menurut alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia itu. penderita sinusitis merasakan nyeri di dahi akibat infeksi di bagian sinus frontalis. Sementara geiala sinus maksilaris berupa nyeri di bagian gigi rahang atas. Nyeri di antara kedua mata merupakan pertanda infeksi sinus etmoid. lika tak scgera diobati, infeksi di daerah itu akan menyebar ke bagian mata dan memicu kebutaan.
Menurut Dody penderita alergi seperti Emah lebih mudah terserang sinusitis. Musababnya, kondisi selaput lendir penderita alergi sangat sensitif. Alergen atau pemicu alergi yang terhirup seperti debu, spora jamur, bulu binatang, serbuk sari bunga, dan asap rokok memicu pembengkakan selaput lendir. Udara dingin pun bisa memicu timbulnya sinus. Lendir yang berkumpul dan tertahan itu kemudian menjadi sarang yang nyaman bagi patogen seperti virus, bakteri, dan cendawan. Bersin merupakan salah satu gejiala sinus akibat alergen.
Antibakteri
Bertahun-tahun, Emah tak kunjung sembuh dari alergi. Malahan alergi itu berubah menjadi sinusitis. Ketika obat yang diresepkan dokter belum mampu mengatasi penderitaan itu, Emah mencoba ramuan tradisioanal. Ia merebus campuran rimpang jahe, rimpang kunvit, daun kumis kucing, meniran, dan batang serai dalam 3 gelas air hingga mendidih dan tersisa satu gelas. Ia menyaring rebusan dan meminum selagi hangat. Ramuan herbal itu membuat tubuh Emah hangat dan lebih segar. Sayangnya, sinusitis belum juga menyingkir meski ia telah mengkonsumsi rutin selama 4 bulan. Oleh karena itu ia meninggalkan ramuan itu.
Sejak itu praktis Emah tak mengkonsumsi obat apa pun. pintas bila kondisi fisik ibu 8 anak itu melorot. Ia merasa letih dan lesu akibat kurang tidur karena acap bersin pada malam hari. Celakanya, pada siang hari cucuran ingus tak kunjung hilang. Itulah sebabnya handuk kecil selalu tersampir di leher. Melihat kondisi Emah, Adi Kurniadi -rekan Emah- merasa iba. Ia menyarankan agar Emah mengkonsumi ekstrak teripang. Pada Februari 2006 ia mulai minum ekstrak teripang berdosis 1 sendok makan 3 kali sehari.
Beberapa hari kcmudian perempuan kelahiran 21 April 1942 itu merasakan plong dan kesegaran menjalar ke sekujur tubuh. Sepekan berselang, bersin-bersin berkurang. Enam bulan kemudian pada Januari 2007 ia memeriksakan diri ke dokter setelah pilek, alergi, dan bersin-bersin hilang. Dokter mengatakan kondisi tubuh Emah kian membaik sehingga sinusitis tak menyerang lagi. Hingga kini, Emah tak lagi menderita karena sinusitis.
Ekstrak teripang ampuh mengatasi sinusitis karena bersifat antibakteri. Penelitian Prof Ridwan Hashim diri Universitas Kebangsaan Malaysia membuktikan ekstrak teripang menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus pneumoniae, penyebab radang sinusitis. Makhluk liliput itu terhambat pertumbuhannya berkat kandungan Phosphate buffered Saline (PBS). Selan itu ekstrak teripang mengandung 9 jenis karbohidrat, 59 jenis lemak, 19 jenis asam amino, 25 komponen vitamin. 10 jenis mineral, dan 5 jenis sterol. Artinya, kandungan gizi teripang amat lengkap dan bersatu-padu membangun kekebalan tubuh serta memberantas bakteri.
(Faiz Yajri)
SOLUSI MENGOBATI SINUSITIS DENGAN OBAT ALAMI
MENGAPA HARUS DENGAN OBAT ALAMI ?
SIMAK DULU PERBEDAAN OBAT ALAMI DAN OBAT KIMIA
Obat kimia:
1. Lebih diarahkan untuk menghilangkan gejala-gejalanya saja.
2. Bersifat sympthomatis yang hanya untuk mengurangi penderitaannya saja.
3. Bersifa paliatif artinya penyembuhan yang bersifat spekulatif, bila tepat penyakit akan sembuh, bila tidak akan menjadi racun yang berbahaya.
4. Lebih diutamakan untuk penyakit-penyakit yang sifatnya akut (butuh pertolongan segera) seperti asma akut, diare akut, patah tulang, infeksi akut dan lain-lain.
5. Reakdi cepat, namun bersifat destruktif artinya melemahkan organ tubuh lain, terutama jika dipakai terus-menerus dalam jangka waktu lama.
6. Efek samping yang bisa ditimbulkan iritasi lambung dan hati, kerusakan ginjal, mengakibatkan lemak darah.
Obat Herbal/alami :
1. Diarahkan pada sumber penyebab penyakit dan perbaikan fungsi serta organ-organ yang rusak.
2. Bersifat rekonstruktif atau memperbaiki organ dan membangun kembali organ-organ, jaringan atau sel-sel yang rusak.
3. Bersifat kuratif artinya benar-benar menyembuhkan karena pengobatannya pada sumber penyebab penyakit.
4. Lebih diutamakan untuk mencegah penyakit, pemulihan penyakit-penyakit komplikasi menahun, serta jenis penyakit yang memerluakan pengobatan lama.
5. Reaksi lambat tetepi bersifat konstruktif atau memperbaiki dan membangun kembali organ-organ yang rusak.
6. Efek samping hampir tidak ada, asalkan diramu oleh herbalis yang ahli dan berpengalaman.
AWAS !!! Waspadai Efek Samping Obat Kimia
Sedangkan proses penyembuhan secara garis besar digolongkan menjadi 3, yaitu:
1. Proses penyesuaian tubuh, dimana tubuh menyesuaikan sistem metabolisme untuk bisa memanfaatkan pengobatan yang diberikan. Reaksi yang mungkin muncul berbeda-beda pada tiap individu, misal: pusing, mual, sakit perut.
2. Proses detoksifikasi, dimana tubuh mengeluarkan racun atau zat-zat berbahaya dari dalam tubuh ketika/setelah menerima pengobatan. Reaksi yang mungkin muncul: batuk-batuk, pilek, demam, gatal-gatal, borok, banyak mengeluarkan keringat, sering buang air kecil dan besar.
3. Proses regenerasi, dimana setelah menerima pengobatan, tubuh menganti sel-sel lama dengan sel-sel baru untuk memperbaiki sel, jaringan atau organ yang telah rusak.
Reaksi yang mungkin muncul: rasa sakit pada bagian tubuh tertentu, kulit pecah-pecah, badan lemas, demam, dll. Proses penyembuhan yang terkadang menimbulkan reaksi tidak nyaman di atas, harus dialami oleh tubuh supaya tubuh bisa mengalami kesembuh
INI SALAH SATU CONTOH KASUS BAHAYA OBAT KIMIA

Purworejo, CyberNews. Nasib sial dialami Sumino (26), warga RT 02/ RW 01 Desa Ponggok, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo. Maksud hati berobat supaya sembuh dari demam yang dideritanya, malah dia terkena penyakit baru. Hampir seluruh kulit di badannya gosong melepuh. Diduga Sumino keracunan obat.Ditemui di ruang rawat inap Puskesmas, Cangkrep, Purworejo, Rabu (2/4),Dokter Ismanto menjelaskan, dari hasil diagnosa sementara diketahui Sumino terkena slein rash dan eryten yang luas. Jika dibiarkan, maka kondisinya sampai pada steven yansen syndiance. "Kemungkinan pasien memang keracunan obat yang diminum sebelumnya.
Hampir seluruh kulit di badannya bengkang. Mulai dari bibir, kelopak mata, kulitnya bersisik hitam dan timbul sulcus peradangan. "Diagnosa sementara kita simpulkan karena drug eruption atau keracunan obat," katanya.(Nur Kholiq /CN05)
JANGAN SAMPAI HAL INI TERJADI PADA DIRI ANDA!
MULAI DETIK INI GUNAKANLAH OBAT HEBAL ALAMI !
KESEMPATAN EMAS UNTUK (10) SEPULUH ORANG YANG ORDER HARI INI AKAN MENDAPATKAN FASILITAS PENGIRIMAN BARANG TERLEBIH DAHULU ,DAN SETELAH BARANG SAMPAI DI TANGAN ANDA SILAHKAN TRANSFER UANGNYA SERTA KONFIRMASIKAN MELALUI SMS DENGAN FORMAT DAN KETENTUAN SILAHKAN KLIK IKON ORDER DI BAWAH INI !

INFORMASI SINUSITIS

Sinusitis adalah radang pada lapisan mukosa sinus paranasal. Di sekitar tulang hidung kita terdapat lubang yang menyerupai gua-gua itu yang dinamakan sebagai sinus. Dan radangnya terjadi di mukosa (atau bisa kita analogikan dengan kulit) yang melapisi sinus tersebut.
Apa gejala terkena sinusitis?
Gejala sinusitis ialah :
* kesulitan bernafas karena hidung tersumbat akibat radang yang seringkali mengenai hidung,
* kehilangan kemampuan menghidu
* batuk kronis yang biasanya makin parah pada malam hari
* lemah, letih, lesu
* demam
* sakit kepala seperti ditekan, atau sakit di belakang mata
* ingus yang banyak atau ingus yang mengalir ke kerongkongan
* sakit leher
* nafas yang bau
* gangguan pendengaran
* serangan asma meningkat dan sulit diobati
* dapat juga menyebabkan keluhan pencernaan karena ingus yang tertelan
* nyeri apabila ditekan pada daerah di sekitar hidung.
Apa penyebab dari sinusitis ini?
Penyebab dari sinusitis ialah virus, bakteri dan jamur.
Bakteri yang sering menyebabkan sinusitis ialah Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenza, dan Moraxella catarrhalis. Infeksi virus sering mengawali sinusitis bakteri. Sinusitis karena jamur jarang terjadi.
 Faktor resiko yang mempermudah seseorang terkena sinusitis ialah :
* infeksi saluran pernafasan atas seperti pilek dan sakit leher
* kelainan bentuk muka
* infeksi tonsil/amandel
* infeksi gigi atau baru cabut gigi sebelumnya
* merokok
* polusi udara
* udara dingin dan kering.
Bagaimana mengobati sinusitis ini?
Terapi dari sinusitis ialah dengan pemberian antibiotik golongan Penisilin yaitu Amoksisilin, jika kuman termasuk yang resisten dapat diberikan amoksisilin-klavulanat atau sefalosporin generasi ke-2.
Pemberian antibiotik pada sinusitis diberikan selama 10-14 hari walaupun gejalanya sudah hilang.Selain itu diberikan juga dekongestan yaitu untuk mencegah hidung tersumbat, analgetik untuk menghilangkan nyeri, mukolitik untuk mempermudah sekret, steroid untuk meredakan radang, pencucian rongga hidung atau dengan pemanasan.
Pada sinusitis yang tidak sembuh-sembuh, sinusitis jamur atau sinusitis yang terdapat komplikasi maka dilakukan bedah sinus.
Apa komplikasi yang mungkin timbul akibat sinusitis?
Komplikasi dari sinusitis dapat menyebabkan :
* infeksi pada kulit di sekitar mata,
* infeksi pada mata,
* infeksi pada otak karena letaknya yang sangat berdekatan,
* infeksi pada tulang,
* infeksi pada paru seperti batuk yang tidak kunjung sembuh atau asma yang sering kambuh dan sukar disembuhkan.
 Bagaimana mencegah sinusitis?
Pencegahan dari sinusitis ialah dengan mengatasi faktor resikonya misalnya :
* Bagi yang merokok berhentilah merokok, itu jaminan kesehatan untuk anda dan untuk orang sekitar anda yang anda sayangi
* jauhilah polusi udara atau gunakan masker
* cepat obati penyakit batuk, pilek, dan sakit leher yang seringkali diremehkan
* hindari udara yang dingin dan kering.
Alasan mengapa sinusitis ini penting untuk dicermati:
* Sinusitis banyak mengenai orang-orang dan dianggap tidak cukup berarti untuk menjadi perhatian.
* Sinus dan otak hanya dipisahkan oleh selembar tulang tipis yang berarti kalau tulang tersebut bolong maka pertahanan terakhir otak sudah bolong dan yang berarti kesakitan yang lebih berat dan lama, resiko kecacatan lebih besar, dan yang paling penting ialah membuat krisis ekonomi keuangan anda.
* Dari segi estetika penampilan sinusitis juga sangat menganggu, bayangkan anda masih harus menjadi ‘anak ingusan’ walaupun umur anda sudah 50 tahun, atau
mengalami bau mulut yang dapat menandingi bau dari bunga Rafflesia Arnoldi.

|